Kumpulan Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Viral! Kominfo Blokir Aplikasi Steam, Epic Games, Dota

Viral! Kominfo Blokir Aplikasi Steam, Epic Games, Dota
Viral! Kominfo Blokir Aplikasi Steam, Epic Games, Dota

Ironcross – Kominfo hari ini, Sabtu (30 Juli 2022) resmi memutus akses atau memblokir beberapa aplikasi. Kominfo memblokir aplikasi Steam, Epic Games, dota, Amazon, Paypal, Yahoo!, Bing, Steam, Dota, CS GO, Battle Net, dan Origin.

Mengutip kominfo.go.id, pemblokiran dilakukan karena 10 aplikasi tersebut tidak terdaftar di Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Sektor Swasta.

Sebelum memblokir beberapa aplikasi ini, koordinasi sebelumnya dengan kementerian/lembaga yang mengawasi kegiatan UK terkait telah dilakukan.

Alasan mengapa Kominfo memblokir beberapa aplikasi hari ini:

Melalui siaran pers nomor 308/HM/KOMINFO/07/2022, Kominfo telah menginformasikan bahwa akses ke beberapa aplikasi diblokir.

Alasan Kominfo memblokir beberapa aplikasi hari ini karena belum terdaftar di SE hingga 29 Juli 2022 pukul 23.59 WIB.

Bahkan, pendaftaran SE dikatakan wajib bagi beberapa SE dengan traffic tinggi di Indonesia.

Blokade dilakukan secara bertahap dan teratur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tindakan pemblokiran Kominfo juga tidak permanen, artinya jika Kominfo telah melakukan proses registrasi sistem elektronik, maka sistem elektronik akan dibuka kembali.

Menurut Departemen Komunikasi dan Informatika, pihaknya telah bekerja untuk mengirim surat kepada penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang mengoperasikan sistem elektronik terpopuler pada 22 Juli 2022.

Melalui surat ini, Kominfo kembali menginformasikan kepada PSE bahwa wajib mendaftarkan SE segera dalam waktu 5 hari kerja terhitung sejak tanggal 25 Juli 2022.

Surat pemberitahuan tersebut dikirimkan pada 23 Juli 2022.

Pemblokiran tersebut berdasarkan pantauan terhadap 100 sistem elektronik dengan trafik tidak terdaftar tertinggi oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Aplikasi dan Informasi (Aptika), Direktorat Jenderal Aptika Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Untuk membuka kembali pemblokiran sistem elektronik dari beberapa aplikasi dan melanjutkan operasi normal, PSE harus segera menyelesaikan proses pendaftaran dengan mengirim email ke [email protected] dengan informasi sertifikat pendaftaran PSE.

Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Biro Pengawasan Aptika akan terus memantau PSE swasta yang belum terdaftar, terutama yang memiliki traffic tinggi di Indonesia.

Menurut data terakhir dari Kominfo, saat ini ada 8.962 Sistem Elektronik (SE) yang terdaftar di 5.394 PSE.

Sistem elektronik yang terdaftar meliputi 8.680 SE domestik dan 282 SE asing.

Oleh karena itu, disarankan agar seluruh PJM swasta segera melakukan pendaftaran melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Elektronik Berbasis Risiko/Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) di laman oss.go.id.

Registrasi sistem elektronik wajib dilakukan karena merupakan bentuk komitmen PSE kepada pemerintah untuk memberikan perlindungan pengguna internet.

Kominfo berkomitmen untuk melindungi pengguna konsumen dan melindungi data pribadi pengguna sehingga ruang digital dapat digunakan dengan aman dan efisien.

Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab departemen atau instansi yang terkait dengan operasional PSE bagi konsumen.

Dengan adanya kewajiban untuk mendaftarkan PSE, diharapkan hambatan yang muncul sebelum adanya PSE dapat diatasi dan dikurangi secara signifikan.

Kominfo juga menyampaikan jika PSE mengalami kendala teknis dalam proses pendaftaran, dapat mengakses panduan pendaftaran melalui tautan https://s.id/pendaftaranpseprivat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.